Sunday, March 22, 2015

Usir Tikus Rumah dengan Mudah

Bagi sobat yang memiliki masalah dengan tikus, berikut saya sajikan tips Usir tikus rumah dengan mudah. Tips ini sebenarnya terbagi menjadi dua kategori, yakni pencegahan dan penindakan (kayak apa aja ya). Nah, agar tidak bingung tentang kata pencegahan dan penindakan, silahkan simak ulasannya berikut ini.

Mengusir tikus rumah dengan mudah sebenarnya gampang-gampang susah karena binatang pengerat ini sangat lihai dan memiliki kemampuan adaptasi yang handal. Betapa tidak, meski telah berulang kali kita usir, mereka tetap aja nongol, bahkan dengan jumlah yang kadang lebih banyak. 

Untuk itu, silahkan sobat menerapkan beberapa tips Usir Tikus Rumah dengan Mudah berikut agar tikus benar-benar pergi dari rumah sobat sekalian. Apa saja metodenya? Berikut diantaranya:

tips Usir Tikus Rumah dengan Mudah

Metode Pencegahan
Makanan
Pencegahan agar tikus tidak masuk rumah adalah dengan menyimpan makanan rapat-rapat, serta membuang sisa-sisa makanan jauh ke luar rumah. Usahakan menyimpan makanan dalam kulkas atau toples yang tidak bisa terendus indera penciuman tikus yang memang sangat luar biasa sensitifnya. Makanan adalah salah satu sumber alasan tikus datang ke rumah kita. 

Keberadaan tempat sampah sisa-sisa makanan di dalam rumah juga menjadi salah satu alasan tikus gemar memasuki rumah. Sisa-sisa ini kadang menimbulkan bau yang disukai tikus sehingga mendorong binatang-binatang pengerat ini untuk mendekat. Jadi, jangan jorok ya, cepat-cepat buang sisa makanan tersebut keluar, di tempat sampah luar rumah. 

Suara atau Bunyi
Pada jaman dahulu, metode kuno mengusir tikus dari rumah adalah dengan bunyi jangkrik, yaitu binatang yang mampu mengeluarkan bunyi melengking melalui gesekan sayapnya. Binatang ini biasa hidup di daerah persawahan. Selain mampu membawa suasana pedesaan yang asri, bunyi jangkrik memiliki frekuensi yang dapat mengganggu pendengaran tikus. 

Di jaman modern saat ini, bunyi jangkrik dapat digantikan dengan alat elektronik yang mampu mengeluarkan bunyi dengan ferakuensi yang memngganggu pendengaran tikus namun tidak terdengar oleh telinga manusia. Dengan tenaga listrik, alat pengusir tikus elektronik ini telah dijual bebas di pasaran.

Bau-Bauan
Memanfaatkan indera penciuman tikus yang sangat tajam, kita justru bisa mengusir binatang pengerat ini dengan beberapa macam bebauan menyengat seperti dari kapur barus, buah mengkudu, kulit durian dan minyak mint. Untuk kapur barus atau kamper, sebarkanlah di tempat yang sering dilewati tikus atau tempat-tempat pengap yang kemungkinan bisa dibuat sarang tikus. Untuk buah mengkudu, potong-potong menjadi beberapa bagian dan letakkan di bagian rumah yang sering ada tikusnya, demikian halnya untuk kulit durian.

Akan tetapi jika sobat juga tidak tahan dengan bebauan tadi, misalnya durian, sobat bisa menggunakan beberapa bebauan lain seperti kopi, cengkeh, dan mint. Jenis bebauan ini sangat tidak disukai tikus karena wangi menyengat. Bisa juga dengan menebar bau merica di sekitar jalan yang sering dilalui tikus. Khusus bau mint, gunakan saja mint dalam bentuk cairan dan oleskan di bahan-bahan yang tidak mudah kering seperti karton atau kain. 

Metode Penindakan
Racun 
Tips Usir Tikus Rumah dengan Mudah selanjutnya yang termasuk dalam kategori penindakan adalah dengan menebar racun tikus. Bukan berupa cairan, racun ini telah dijual bebas di pasaran dalam bentuk makanan keras yang akan menarik perhatian tikus untuk memakannya. 

Racun tikus yang dijual dalam bentuk makanan ini layaknya coklat batangan yang dapat kita potong beberapa bagian dan kita sebarkan di tempat-tempat aman seperti di gudang, plafon rumah, maupun lantai dapur yang jauh dari sumber makanan kita.

Jebakan
Jebatan tikus ada beberapa macam, baik berupa kotak penjerat maupun jepitan. Semua bentuk tersebut dapat sobat coba untuk memperoleh hasil yang optimal. Pasang jebakan tikus di tempat yang aman agar tidak justru mengenai anggota keluarga.

Setelah tertangkap, jangan sekali-kali memegang tikus dengan ceroboh karena gigitannya sangat berbahaya. Jangan pula membakar tikus hidup-hidup karena efeknya akan sangat berbahaya pula, bisa-bisa binatang itu lepas dan masuk ke rumah kita lagi dalam kondisi terbakar sehingga sulit ditangkap.

Berburu 
Berburu tikus dapat saja menggunakan senapan angin atau panah. Namun ingat, berburu tikus hendaknya dilakukan dengan bijaksana sehingga tidak meninmbulkan akibat yang lebih parah, seperti rusaknya rumah kita akibat terlalu getol berburu.

Itulah sekilas tentang tips Usir Tikus Rumah dengan Mudah. Silahkan sobat mencoba semua tips yang disebutkan disini untuk memperoleh hasil yang diharapkan. Kombinasi metode akan sangat membantu kita dalam membasmi tikus rumahan yang sering merepotkan itu. Salam. 

Wednesday, March 18, 2015

Usir Tikus dengan Kapur Barus

Bagi sobat yang saat ini menghadapi masalah tikus di rumah, berikut saya sajikan tips usir tikus dengan kapur barus. Tips ini menjadi salah satu cara jitu untuk mencegah tikus berkembang bias di tempat-tempat tersembunyi di dalam rumah kita, yang tentunya akan mendatangkan aneka risiko bagi seluruh anggota keluarga.

Ide mengusir tikus dengan kapur barus memang sederhana, yakni memanfaatkan salah satu kelebihan tikus itu sendiri, yaitu indera penciuman yang sangat tajam namun tidak menyukai bau-bau menyengat, yang salah satunya adalah kapur barus tersebut. Nah, lalu bagaimana memanfaatkan kapur barus ini untuk mengusir tikus? Berikut urutannya:

  1. Siapkan kapur barus yang baunya menyengat, usahakan memakai kapur barus jenis kamper yang khas menyengat;
  2. Bersihkan tempat-tempat yang diduga menjadi tempat persembunyian tikus, khususnya jika telah ada bekas-bekas kotorannya sehingga baunya cukup steril;
  3. Tebar kapur barus pada sudut-sudut lokasi yang telah sobat bersihkan itu secara merata sehingga tempat itu hanya mengeluarkan bau menyengat dari kamper tersebut;
Usir Tikus dengan Kapur Barus

Pada beberapa kesempatan, mengusir tikus dengan kapur barus cukup efektif dilakukan pada lokasi-lokasi tertentu seperti diantaranya:

Lemari pakaian
Tumpukan pakaian membuat kondisi almari semakin lembab dan apek. Tikus menyukai tempat-tempat seperti ini karena selain sesuai dengan baunya, bahan untuk membuat sarang pun, yaitu kain, tersedia melimpah. Tidak mengherankan ketika binatang-binatang pengerat ini sangat menyukai almari pakaian sebagai sarangnya. 

Gudang
Gudang umumnya dipenuhi dengan aneka jenis barang bekas yang sering mengeluarkan bau yang kurang sedap. Kondisi inilah yang disukai tikus sehingga menjadi salah satu tempat favorit bagi mereka untuk bersembunyi, atau bahkan berkembang biak. Dengan takaran yang tepat, bau apek di gudang dapat kita netralisir dengan kapur barus sehingga tikus enggan bersarang.

Filling cabinet
Tumpukan kertas yang jarang dibuka akan menyebabkan bau apek sehingga menjadi salah satu tempat kesukaan tikus. Jika tidak sering dibersihkan, bukan mustahil tikus akan membangun sarangnya di tempat ini dengan bahan-bahan kertas yang lebih dulu dicabik-cabik. Untuk itu, kita bisa menebar kapur barus untuk mencegahnya.

Itulah sekilas tisp atau cara Usir Tikus dengan Kapur Barus. Selamat mempraktekkan di rumah sobat sekalian. Ingat, tips ini sekedar sebagai upaya preventif sehingga akan sangat efektif tempat-tempat yang telah disebutkan tadi belum terkontaminasi oleh kotoran tikus. Semoga bermanfaat. Salam.

Monday, March 16, 2015

Bahaya Terbesar Akibat Tikus, Leptospirosis

Keberadaan tikus di rumah memang cukup membahayakan karena binatang pengerat ini dapat membawa beragam risiko, baik bagi rumah itu sendiri, perabotan, hingga penghuninya. Cukup banyak kejadian yang disebabkan oleh tikus, dari rusaknya perabotan hingga kebakaran, bahkan bahaya terbesar akibat tikus, Leptospirosis

Gejala leptospirosis sebagai salah satu bahaya terbesar yang diakibatkan oleh tikus tersebut sebenarnya hampir sama dengan Demam Berdarah yaitu:
  • Suhu badan panas selama 2-10 hari, 
  • menggigil, 
  • sakit kepala dan otot pada betis serta mata tampak merah atau kekuning-kuningan.

Bahaya Terbesar Akibat Tikus, Leptospirosis

Sebenarnya, apa Itu Lestospirosis?

Leptospirosis sesungguhnya tergolong penyakit hewan yang bisa menjangkiti manusia juga, atau disebut zoonosis, disebabkan oleh infeksi bakteri Leptospira berbentuk spiral yang menyerang hewan dan manusia dan dapat hidup di air tawar selama lebih kurang 1 bulan. Tetapi dalam air laut, selokan dan air kemih yang tidak diencerkan akan cepat mati.

Cara penularan bahaya terbesar akibat tikus, Leptospirosis yaitu:
Manusia terinfeksi leptospira melalui kontak dengan air, tanah atau tanaman yang telah dikotori oleh air seni hewan yang menderita leptospirosis. Bakteri masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir (mukosa) mata, hidung, kulit yang lecet atau atau makanan yang terkontaminasi oleh urine hewan terinfeksi leptospira. Masa inkubasi selama 4 - 19 hari.

Adapun gejala klinis bahaya terbesar akibat tikus, Leptospirosis yaitu:
Stadium Pertama: Demam menggigil, Sakit kepala,Malaise, Muntah, Konjungtivitis, Rasa nyeri otot betis dan punggung, Gejala-gejala diatas akan tampak antara 4-9 hari 
Stadium Kedua:Terbentuk anti bodi di dalam tubuh penderita, Gejala yang timbul lebih bervariasi dibandingkan dengan stadium pertama, Apabila demam dengan gejala-gejala lain timbul kemungkinan akan terjadi meningitis, Stadium ini terjadi biasanya antara minggu kedua dan keempat.

Nah, agar terhindar dari bahaya terbesar akibat tikus, Leptospirosis, kita bisa melakukan beberapa langkah sebagai berikut:
  • Membiasakan diri dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) 
  • Menyimpan makanan dan minuman dengan baik agar terhindar dari tikus. 
  • Mencucui tangan dengan sabun sebelum makan. 
  • Mencucui tangan, kaki serta bagian tubuh lainnya dengan sabun setelah bekerja di sawah/ kebun/sampah/tanah/selokan dan tempat-tempat yang tercemar lainnya. 
  • Melindungi pekerja yang berisiko tinggi terhadap leptospirosis (petugas kebersihan, petani, petugas pemotong hewan, dan lain-lain) dengan menggunakan sepatu bot dan sarung tangan. 
  • Menjaga kebersihan lingkungan 
  • Membersihkan tempat-tempat air dan kolam renang. 
  • Menghindari adanya tikus di dalam rumah/gedung. 
  • Menghindari pencemaran oleh tikus. 
  • Melakukan desinfeksi terhadap tempat-tempat tertentu yang tercemar oleh tikus 
  • Meningkatkan penangkapan tikus.
Demikian sekilas tentang bahaya terbesar akibat tikus, Leptospirosis. Seperti kata pepatah "Mencegah lebih baik daripada mengobati" maka akan jauh lebih tepat jika kita mempersiapkan segala sesuatunya sebelum memerangi tikus secara frontal. Mari saling berbagi informasi. Salam.

Thursday, March 12, 2015

Aneka Penyakit Berbahaya Akibat Tikus

Mayoritas dari kita tidak menyukai keberadaan tikus, baik karena membuat lingkungan tak sedap akibat kotorannya, rusaknya perabotan akibat gigitannya, maupun karena risiko penyakit yang mungkin saja dibawa binatang pengerat ini. Nah, khusus pada alasan yang terakhir, pada postingan kali ini, kami ingin menyajikan aneka penyakit berbahaya akibat tikus

Sebagai binatang yang biasa hidup di tempat-tempat kotor dan pengap, tikus menjadi penyebab dari beberapa penyakit berbahaya yang sebenarnya dapat kita hindari jika kita mampu menjaga lingkungan tetap bersih. Sebagai informasi yang mungkin saja berguna bagi sobat sekalian, berikut beberapa penyakit yang disebarkan oleh tikus, yang diantaranya adalah: 

Pes 
Pes kadang tidak hanya menginfeksi tikus-tikus besar, namun juga tikus rumahan yang ukurannnya lebih kecil. Kontak penyakit terjadi bukan karena gigitannya, namun melalui kutu yang ada pada bulu-bulunya. Wabah pes akan berakibat fatal jika sampai pada terjadinya infeksi pada manusia.

Salmonella 
Salmonella juga menjadi salah satu penyakit berbahaya yang dibawa oleh tikus. Penyakit ini menyebar ke manusia melalui kontak dengan kotoran tikus, terutama melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi. Selain manusia, penyakit ini juga kadang menyerang hewan peliharaan.

Tifus
Tifus merupakan penyakit yang ditularkan dari tikus melalui gigitan kutu. Meski dapat diobati dengan antibiotik, tetapi penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada orang tua atau orang yang kondisi kesehatannya lemah. Gejala penyakit ini seperti muntah, demam, sakit kepala, dan batuk.

Leptospirosis 
Penyakit ini dapat menyerang manusia, mamalia lain, dan juga pada burung, amfibi, maupun reptil. Penyakit ini ditularkan melalui urin atau air mani tikus yang terkontaminasi dan terjadi kontak dengan mata, selaput lendir, atau kulit yang rusak. Gejala dari penyakit ini seperti flu (muntah, demam , mialgia, sakit kepala intens), dan fase yang lebih serius dapat menyebabkan meningitis, kerusakan hati, gagal ginjal, hingga kematian.

Cacing pita 
Cacing pita ini dapat menyebar ke manusia yang mengonsumsi makanan yang terkontaminasi dengan kotoran tikus (atau ketika tangan hanya dikotori oleh kotoran dan tidak dicuci sebelum makan). Parasit ini menetas dalam usus di mana mereka tumbuh dan berkembang biak.

Itulah beberapa penyakit berbahaya akibat tikus yang perlu kita ketahui. Mencegah lebih baik daripada mengobati sehingga cara terbaik untuk terhindar dari berbagai penyakit yang dibawa tikus tersebut adalah dengan menjaga rumah atau lingkungan kita dari binatang pengerat kecil ini. Selamat mengusir tikus. Salam. 

 
Powered by Blogger.